
Kunjungan Industri ke BRIDA NTB
Kunjungan industri ini menjadi momen penting untuk memberikan gambaran
nyata kepada siswa tentang bagaimana proses kerja di dunia industri dan
profesional yang relevan dengan jurusan masing-masing. Dalam kegiatan ini,
siswa dibagi berdasarkan program keahlian mereka dan mengunjungi tempat-tempat
yang sesuai dengan bidang keahlian yang mereka pelajari di sekolah.
Untuk seluruh jurusan secara umum, kunjungan dilakukan ke Badan Riset
dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kediri, yang menjadi pusat pengembangan inovasi
dan teknologi berbasis daerah. Di BRIDA, siswa diajak untuk memahami bagaimana
riset dan inovasi lokal dikembangkan, sekaligus melihat langsung hasil riset
yang telah berhasil diterapkan untuk kepentingan masyarakat NTB.
Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) mendapatkan kesempatan
berharga mengunjungi TVRI NTB di Mataram. Di sana, siswa diperkenalkan
pada proses produksi media penyiaran mulai dari konsep desain grafis untuk
tayangan, teknik pengambilan gambar, hingga proses editing video dan desain
promosi siaran. Siswa juga mendapatkan wawasan tentang dunia kerja di media
televisi dan pentingnya komunikasi visual dalam menyampaikan pesan kepada
masyarakat.
Sementara itu, siswa dari jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)
mengunjungi PT. Digital Inteligensi Nusantara (DIN) di Mataram, sebuah
perusahaan berbasis teknologi informasi yang bergerak di bidang pengembangan
perangkat lunak dan solusi digital. Di sini, siswa diajak untuk melihat
langsung proses pengembangan aplikasi, mulai dari tahap perancangan,
pemrograman, hingga implementasi. Siswa juga mendapatkan sesi sharing dari para
profesional mengenai tantangan dan peluang di dunia industri IT.
Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) serta Teknik
Jaringan Akses Telekomunikasi (TJAT) melakukan kunjungan ke PT. Telkom
Indonesia Regional NTB yang terletak di pusat Kota Mataram. Dalam kunjungan
ini, para siswa dikenalkan pada infrastruktur jaringan telekomunikasi modern,
fiber optic, serta sistem layanan digital yang menjadi tulang punggung
komunikasi masa kini. Mereka juga melihat langsung ruang Network Operation
Center (NOC) dan proses pengelolaan jaringan skala besar.
Untuk siswa jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM),
kunjungan dilakukan ke PT. Astra Internasional – Honda Dasan Cermen,
Mataram. Di sana, siswa disambut dengan antusias oleh pihak perusahaan dan
diberikan pelatihan singkat seputar teknologi kendaraan bermotor terbaru,
prosedur perawatan berkala, dan sistem kerja bengkel resmi. Para siswa juga
berkesempatan melihat langsung bagaimana standar pelayanan di diler dan bengkel
modern diterapkan secara profesional.
Sedangkan jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL)
mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Sesaot, Lombok
Barat. Kunjungan ini memberikan wawasan penting kepada siswa tentang teknologi
energi terbarukan, prinsip kerja pembangkit listrik mikrohidro, serta penerapan
konsep ramah lingkungan dalam pemanfaatan energi. Para siswa sangat antusias
menyimak penjelasan teknis dan melakukan observasi langsung terhadap sistem
kerja turbin dan generator.
Kepala SMKN 1 Batukliang, dalam sambutannya sebelum keberangkatan,
menyampaikan bahwa kunjungan industri ini merupakan bagian dari komitmen
sekolah dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teori,
tetapi juga siap menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya.
“Melalui kunjungan industri ini, siswa bisa belajar langsung dari para
praktisi, memahami dinamika kerja di industri, dan tentu saja memotivasi mereka
untuk lebih serius dalam belajar dan mengembangkan diri sesuai bidang keahlian
masing-masing,” ujar beliau.
Selama kegiatan berlangsung, semua peserta menunjukkan antusiasme tinggi
dan menjaga kedisiplinan dengan baik. Guru pendamping pun turut aktif
mendampingi dan memfasilitasi komunikasi antara pihak sekolah dan instansi yang
dikunjungi.
Kegiatan kunjungan industri ini tidak hanya memberikan pengalaman
belajar kontekstual bagi siswa, tetapi juga memperkuat kemitraan antara SMKN 1
Batukliang dengan dunia industri dan lembaga pemerintahan di NTB. Diharapkan
kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membuka peluang magang, kerja sama
program teaching factory, hingga penyerapan tenaga kerja lulusan SMK secara
langsung di masa mendatang.